Senin, 10 Februari 2025

TUTORIAL PENGGUNAAN GOOGLE COLABORATORY

TUTORIAL PENGGUNAAN GOOGLE COLABORATORY




Apa itu Google Colaboratory?

Google Colaboratory (Colab) adalah platform berbasis cloud yang memungkinkan Anda menulis dan menjalankan kode Python secara online. Colab menyediakan lingkungan Jupyter Notebook yang terintegrasi dengan Google Drive dan dilengkapi dengan akses ke GPU dan TPU secara gratis.

Langkah 1: Membuka Google Colab

  1. Buka browser dan kunjungi  Google Colab.

  2. Jika Anda belum login, masuk dengan akun Google Anda.

  3. Setelah masuk, Anda akan diarahkan ke halaman utama Colab.

Langkah 2: Membuat Notebook Baru
  1. Klik tombol "New Notebook" untuk membuat notebook baru.

  2. Notebook baru akan terbuka dengan nama default seperti Untitled.ipynb. Anda bisa mengganti nama file dengan mengklik nama file di bagian kiri atas.

Langkah 3: Menulis dan Menjalankan Kode
  1. Di dalam notebook, Anda akan melihat cell (kotak tempat menulis kode).

  2. Ketik kode Python di dalam cell. Contoh:

    python
    Copy
    print("Hello, Google Colab!")
  3. Untuk menjalankan kode, klik tombol "Play" di sebelah kiri cell atau tekan Shift + Enter.

  4. Output akan ditampilkan di bawah cell.

Langkah 4: Menambahkan Teks dengan Markdown
  1. Untuk menambahkan teks atau penjelasan, Anda bisa menggunakan cell Markdown.

  2. Klik ikon "+ Text" untuk menambahkan cell Markdown.

  3. Ketik teks Anda dengan format Markdown. Contoh:

    markdown
    Copy
    # Judul
    Ini adalah contoh teks menggunakan **Markdown**.
  4. Tekan Shift + Enter untuk merender teks.

Langkah 5: Menyimpan dan Membagikan Notebook
  1. Notebook secara otomatis disimpan di Google Drive. Anda bisa menemukannya di folder Colab Notebooks di Google Drive.

  2. Untuk membagikan notebook, klik tombol "Share" di pojok kanan atas.

  3. Atur izin (viewer/editor) dan salin link untuk dibagikan.

Langkah 6: Menggunakan CPU/TPU
  1. Colab menyediakan akses gratis ke CPU dan TPU untuk mempercepat komputasi.

  2. Untuk mengaktifkan GPU/TPU:

    • Klik "Runtime" di menu atas.

    • Pilih "Change runtime type".

    • Di bagian "Hardware accelerator", pilih CPU atau TPU.

    • Klik "Save".

  3. Setelah diaktifkan, Anda bisa memeriksa apakah CPU/TPU berfungsi dengan menjalankan kode berikut:

    python
    Copy
    import tensorflow as tf
    tf.test.gpu_device_name()
Langkah 7: Mengimpor Data
  1. Anda bisa mengimpor data dari Google Drive, lokal, atau sumber online.

  2. Contoh mengimpor data dari Google Drive:

    python
    Copy
    from google.colab import drive
    drive.mount('/content/drive')
    • Setelah menjalankan kode ini, ikuti petunjuk untuk mengautentikasi dan mengakses Google Drive.

Langkah 8: Menginstal Library Tambahan
  1. Colab sudah menyediakan banyak library Python populer seperti NumPy, Pandas, dan TensorFlow.

  2. Jika Anda perlu menginstal library tambahan, jalankan perintah berikut di cell:

    python
    Copy
    !pip install nama_library

    Contoh:

    python
    Copy
    !pip install matplotlib
Langkah 9: Menyimpan Output
  1. Output seperti gambar, grafik, atau file bisa disimpan langsung ke Google Drive.

  2. Contoh menyimpan gambar:

    python
    Copy
    import matplotlib.pyplot as plt
    plt.plot([1, 2, 3, 4])
    plt.savefig('/content/drive/My Drive/plot.png')

Tips dan Trik

  • Gunakan shortcut keyboard untuk mempercepat pekerjaan. Contoh: Ctrl + M + D untuk menghapus cell.

  • Colab memiliki batasan penggunaan resource (RAM, disk, GPU). Jika Anda membutuhkan resource lebih, pertimbangkan untuk upgrade ke Colab Pro.

  • Selalu backup notebook Anda ke Google Drive atau GitHub.


Penugasan

  • Amati dan pelajari aplikasi google colaboratory! 

  • Sebutkan daftar menu dan submenu yang ada didalam aplikasi google colaboratory berikut dengan fungsinya! (link pengerjaan ada didalam grup informatika) 😜

Senin, 11 November 2024

Tugas Diskusi: Sistem Komputer


Tujuan: Memahami komponen dan fungsi dasar dari sistem komputer serta bagaimana sistem ini bekerja untuk mendukung kinerja perangkat teknologi.


Petunjuk Tugas:

1. Bagi kelas menjadi beberapa kelompok kecil (3-5 siswa per kelompok).

2. Setiap kelompok diminta mendiskusikan topik-topik berikut dan mencatat hasil diskusi mereka.

3. Setiap kelompok akan mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas.


Topik Diskusi:

1. Definisi dan Fungsi Sistem Komputer

   - Apa yang dimaksud dengan sistem komputer?

   - Jelaskan fungsi utama dari sistem komputer dalam kehidupan sehari-hari.

2. Komponen Utama Sistem Komputer

   - Diskusikan komponen utama yang membentuk sistem komputer, yaitu:

   - Perangkat keras (Hardware): Jelaskan contoh dan fungsi dari CPU, RAM, hard drive, motherboard, dsb.

     - Perangkat lunak (Software): Diskusikan peran sistem operasi dan aplikasi perangkat lunak dalam menjalankan komputer.

     - Brainware (Pengguna): Mengapa peran manusia penting dalam penggunaan sistem komputer?

3. Cara Kerja Sistem Komputer

   - Jelaskan bagaimana data diolah oleh komputer, dari proses input hingga output.

   - Apa peran CPU dalam memproses data?

   - Bagaimana memori (RAM dan storage) membantu proses tersebut?

4. Klasifikasi dan Jenis-Jenis Komputer

   - Diskusikan beberapa jenis komputer (misalnya: komputer pribadi, server, supercomputer, dsb.) dan kegunaannya masing-masing.

   - Apakah ada jenis komputer khusus yang kalian kenal? Jelaskan fungsinya.

5. Sistem Operasi

   - Apa itu sistem operasi, dan mengapa penting bagi komputer?

   - Sebutkan beberapa contoh sistem operasi yang kalian kenal dan perbedaan utamanya.

6. Keamanan Sistem Komputer

   - Mengapa keamanan pada sistem komputer itu penting?

   - Diskusikan cara-cara dasar untuk melindungi komputer dari ancaman seperti virus, malware, dan akses tidak sah.

7. Peran Sistem Komputer dalam Kehidupan Sehari-hari

   - Diskusikan berbagai peran komputer dalam kehidupan sehari-hari (contoh: pendidikan, pekerjaan, hiburan).

   - Bagaimana teknologi komputer telah memengaruhi cara kita bekerja dan berkomunikasi?


Waktu Diskusi: 2 JP 


Link Pengerjaan Jawaban : https://forms.gle/76Xaiwj68m1gdrq6A

Jumat, 11 Oktober 2024

SMAGALAPAK - SMA NEGERI 3 PURWOKERTO


 
Inovasi Pendidikan Dan Tema Kewirausahaan di SMA Negeri 3 Purwokerto :

Memperkenalkan Platform E-Commerce Satuan Pendidikan


Leads/Teras/Paragraf Pengait

Dalam era di mana kewirausahaan menjadi landasan vital bagi masa depan, integrasi teknologi menjadi kunci untuk membentuk peserta didik yang siap menghadapi tantangan dunia kewirausahaan. Penggabungan konsep Pendidikan dan Tema Kewirausahaan dengan kekuatan digitalisasi, sebuah inovasi menarik muncul: Platform E-commerce Satuan pendidikan. Mari kita telusuri bagaimana platform ini juga membentuk pemimpin masa depan yang berani dan berinovasi.

SMA Negeri 3 Purwokerto telah mengambil langkah maju dalam pendidikan dan tema kewirausahaan dengan memperkenalkan sebuah inovasi yang menjanjikan: Platform E-commerce Satuan pendidikan. Inilah sebuah terobosan yang tidak hanya menghadirkan teori, tetapi juga pengalaman praktis bagi peserta didik untuk merasakan dunia kewirausahaan online secara langsung.

Di SMA Negeri 3 Purwokerto, semangat kewirausahaan tidak hanya menjadi mata pelajaran dan tema di dalam kelas, tetapi juga menjadi pengalaman langsung melalui pengenalan sebuah platform e-commerce satuan pendidikan yang menarik. Mari kita lihat bagaimana platform ini membentuk para pengusaha masa depan dari ruang kelas.

 

Kegiatan Kewirausahaan_Dok2_Taufiq Ariefianto

 

Situasi

Pendidikan dan tema kewirausahaan semakin menjadi fokus utama dalam mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi dunia kewirausahaan yang kompleks. Namun, tantangan muncul ketika pembelajaran kewirausahaan hanya berjalan pada level teoritis, jauh dari realitas praktis yang dialami oleh para pengusaha. Satuan pendidikan dihadapkan pada kebutuhan mendesak untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengalaman kewirausahaan langsung.

SMA Negeri 3 Purwokerto, seperti banyak satuan pendidikan lainnya di Indonesia, dihadapkan pada tantangan untuk meningkatkan minat dan bakat peserta didik dalam bidang kewirausahaan. Di era digitalisasi ini, platform e-commerce menawarkan peluang yang menjanjikan untuk mencapai tujuan tersebut. SMA Negeri 3 Purwokerto juga telah mengakui pentingnya kewirausahaan dalam persiapan peserta didik untuk masa depan yang dinamis. Namun, tantangan muncul dalam memberikan pengalaman praktis yang mendukung konsep-konsep teoritis yang diajarkan di dalam kelas. Dalam upaya untuk mengatasi ini, satuan pendidikan menghadapi kebutuhan untuk memperkenalkan inovasi yang menjanjikan.

 

Tantangan

Salah satu tantangan utama adalah bagaimana menciptakan platform yang memungkinkan peserta didik merasakan secara langsung bagaimana menjalankan kewirausahaan dan tantangan utama yang lainnya adalah bagaimana menciptakan lingkungan belajar yang memungkinkan peserta didik untuk merasakan secara langsung proses kewirausahaan. Selain itu, memperkuat koneksi antara satuan pendidikan, peserta didik, dan orang tua juga menjadi prioritas untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Namun, dalam membangun platform e-commerce satuan pendidikan, beberapa kendala harus dihadapi, di antaranya:

1.    Keterbatasan sumber daya manusia yang ahli dalam teknologi informasi dan komunikasi.

2.    Kurangnya dana untuk pengadaan infrastruktur dan pengembangan platform.

3.    Pemahaman peserta didik yang masih rendah tentang konsep e-commerce dan kewirausahaan.

 

Aksi

Untuk mengatasi tantangan ini, diluncurkanlah sebuah inisiatif untuk membangun platform e-commerce satuan pendidikan yang inovatif. Platform ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat peserta didik menjalankan kewirausahaan mereka sendiri secara online, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran kewirausahaan yang praktis dan terintegrasi.

SMA Negeri 3 Purwokerto mengambil langkah progresif dengan memperkenalkan platform e-commerce satuan pendidikan. Platform ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang praktis dan interaktif bagi peserta didik dalam menjalankan kewirausahaan online mereka sendiri.

Melalui platform ini, peserta didik dapat membuat toko online mereka sendiri, menjual produk atau layanan, dan belajar tentang manajemen kewirausahaan serta pemasaran digital. Orang tua juga diundang untuk terlibat dalam mendukung perkembangan kewirausahaan anak-anak mereka, memperkuat hubungan antara satuan pendidikan, peserta didik, dan komunitas.

Aksi nyata yang dilakukan SMA Negeri 3 Purwokerto dengan mengambil langkah-langkah berikut:

1.    Melaksanakan pelatihan e-commerce dan kewirausahaan bagi peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan.

2.    Mengadakan lomba desain logo dan nama platform e-commerce satuan pendidikan.

3.    Membangun website SMAGALAPAK dan aplikasi platform e-commerce satuan Pendidikan.

4.    Melakukan sosialisasi kepada peserta didik tentang platform e-commerce satuan pendidikan.

5.    Memberikan pelatihan kepada peserta didik tentang cara berjualan online.

Adapun tahapan-tahapan yang dilakukan dalam membangun platform e-commerce satuan Pendidikan :

1.    Perencanaan:

a.    Melakukan riset dan analisis kebutuhan pengguna untuk memahami kebutuhan dan ekspektasi mereka.

b.    Menentukan tujuan dan sasaran platform e-commerce, seperti meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kepuasan pengguna.

c.    Memilih platform e-commerce yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran satuan pendidikan.

d.    Menyusun rencana implementasi yang rinci, termasuk timeline, anggaran, dan pembagian tugas.

2.    Pengembangan:

a.    Membangun dan mendesain platform e-commerce dengan user interface yang mudah digunakan dan ramah navigasi.

b.    Mengintegrasikan sistem pembayaran yang aman dan terpercaya, seperti transfer bank atau pembayaran online.

c.    Membangun sistem logistik yang efisien untuk memastikan pengiriman barang yang tepat waktu dan akurat.

d.    Memasukkan produk dan informasi ke platform e-commerce dengan deskripsi yang jelas dan akurat.

e.    Menguji dan menyempurnakan platform e-commerce untuk memastikan fungsionalitas dan keamanan yang optimal.

3.    Peluncuran dan Promosi:

a.    Meluncurkan platform e-commerce kepada peserta didik, orang tua, pendidik dan staf satuan pendidikan melalui berbagai saluran komunikasi, seperti website satuan pendidikan, media sosial, dan email.

b.    Melakukan edukasi dan pelatihan kepada pengguna tentang cara menggunakan platform e-commerce dengan mudah dan efektif.

c.    Mempromosikan platform e-commerce melalui berbagai kegiatan, seperti pameran satuan pendidikan dan sosialisasi kepada orang tua.

d.    Mengumpulkan umpan balik dari pengguna untuk terus meningkatkan dan mengembangkan platform e-commerce.

 

Refleksi/Hasil

Dengan adanya platform e-commerce satuan pendidikan ini, peserta didik di SMA Negeri 3 Purwokerto tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis tentang dunia kewirausahaan, tetapi juga pengalaman praktis yang berharga dan memiliki kesempatan untuk mengaplikasikan konsep-konsep tersebut dalam lingkungan yang aman dan terstruktur. Mereka belajar melalui pengalaman langsung, menghadapi tantangan nyata yang dihadapi oleh para pengusaha, dan mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi pengusaha yang sukses di masa depan.

Selain itu, platform ini juga memperkuat keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak-anak mereka, karena mereka dapat memantau perkembangan kewirausahaan anak-anak mereka dan memberikan dukungan serta bimbingan yang diperlukan untuk menciptakan ikatan yang lebih kuat antara satuan pendidikan dan komunitas. Dengan demikian, platform e-commerce satuan pendidikan di SMA Negeri 3 Purwokerto bukan hanya menjadi alat pendidikan yang efektif untuk Pendidikan dan Tema Kewirausahaan, tetapi juga mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi masa depan dengan percaya diri dan kreativitas yang tinggi.

Dengan demikian, melalui digitalisasi dalam bentuk platform e-commerce satuan pendidikan, Pendidikan dan Tema Kewirausahaan tidak hanya menjadi lebih menarik dan relevan bagi peserta didik, tetapi juga menghasilkan hasil yang nyata dalam pembentukan generasi muda yang siap menghadapi tantangan dalam dunia kewirausahaan yang terus berubah.

Usaha yang telah dilakukan di SMA Negeri 3 Purwokerto dalam membangun platform e-commerce telah membuahkan hasil yang positif, di antaranya:

1.    Meningkatnya minat dan bakat peserta didik dalam bidang kewirausahaan.

2.    Meningkatnya literasi digital peserta didik.

3.    Berkembangnya jiwa entrepreneur peserta didik.

4.    Penambahan penghasilan satuan pendidikan dari penjualan produk peserta didik melalui platform e-commerce.

Pembelajaran baru yang telah didapatkan yaitu :

1.    Penting untuk melakukan riset dan analisis kebutuhan pengguna secara menyeluruh sebelum membangun platform e-commerce.

2.    Memilih platform e-commerce yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan sangat penting untuk keberhasilan proyek.

3.    Komunikasi dan edukasi kepada pengguna sangat penting untuk memastikan adopsi platform e-commerce yang sukses.

4.    Penting untuk terus memantau dan mengevaluasi platform e-commerce untuk melakukan perbaikan dan pengembangan yang berkelanjutan.

5.    Kunci utama dalam membangun platform e-commerce yang sukses adalah kolaborasi dan kerjasama yang baik antara semua pihak yang terlibat, termasuk tim IT, staf satuan pendidikan, peserta didik, dan orang tua.

 

Kegiatan Refleksi_Dok3_Taufiq Ariefianto

 

Kesimpulan

Pembangunan platform e-commerce satuan pendidikan di SMA Negeri 3 Purwokerto menjadi bukti nyata praktik baik dalam meningkatkan minat dan bakat peserta didik di bidang kewirausahaan, literasi digital, dan pengembangan jiwa entrepreneur. Dengan perencanaan, pengembangan, dan implementasi yang matang, platform e-commerce dapat memberikan banyak manfaat bagi peserta didik, orang tua, pendidik, tenaga kependidikan dan satuan pendidikan. Platform e-commerce SMA Negeri 3 Purwokerto merupakan contoh praktik baik digitalisasi yang dapat ditiru oleh satuan pendidikan lain di Indonesia.

 

Kemanfaatan

Manfaat yang diperoleh dari praktik baik ini, antara lain:

1.    Meningkatkan kualitas pendidikan di satuan pendidikan.

2.    Mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

3.    Membangun karakter peserta didik yang mandiri dan kreatif.

 

Replikasi

Praktik baik ini dapat direplikasi oleh satuan pendidikan lain dengan melakukan penyesuaian sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.


Link Aplikasi : https://smagalapak.sman3pwt.sch.id/

Link Video Panduan : https://www.youtube.com/watch?v=TmhTuPaqWNY

Link Penghargaan : https://drive.google.com/drive/folders/1Cm-2fwmRKBDOZTeeqvjBXG-k6P4FIEwY?usp=drive_link


Foto dan Profil Kontributor :

Nama               : Taufiq Ariefianto, S.Pd

Instansi            : SMA Negeri 3 Purwokerto

Email               : taufiq.ariefianto@gmail.com

Alamat            : Jalan Kamandaka Barat No. 03, Karangsalam Kidul, Kedungbanteng,

  Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia

Kontak            : 081327047570

Selasa, 24 September 2024

Pertanyaan Pemantik Teknologi Informasi Dan Komunikasi

Pertanyaan Pemantik Teknologi Informasi Dan Komunikasi

Berikut adalah beberapa pertanyaan pemantik tentang Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk kelas X SMA fase E:

1. Pengalaman Pribadi: Sebutkan tiga perangkat teknologi informasi yang paling sering kamu gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Bagaimana cara kamu memanfaatkannya?

2. Media Sosial: Apa platform media sosial yang paling kamu gunakan? Apa alasan kamu memilih platform tersebut?

3. Pembelajaran Daring: Apakah kamu pernah mengikuti pembelajaran daring? Jika ya, sebutkan satu pengalaman positif dan satu tantangan yang kamu hadapi.

4. Keamanan Online: Apa yang kamu ketahui tentang pentingnya keamanan data pribadi di internet? Sebutkan dua cara untuk melindungi informasi pribadi.

5. Penggunaan Teknologi untuk Kreativitas: Bagaimana kamu menggunakan teknologi informasi untuk mengekspresikan kreativitasmu, misalnya dalam seni atau menulis?

6. Dampak Teknologi pada Komunikasi: Bagaimana teknologi mempengaruhi cara kamu berkomunikasi dengan teman dan keluarga? Apakah kamu merasa lebih dekat atau justru lebih jauh?

7. Etika Digital: Apa yang kamu ketahui tentang etika berkomunikasi di dunia maya? Sebutkan satu contoh perilaku yang baik dan satu yang buruk.

8. Inovasi dan Harapan: Apa inovasi teknologi yang kamu harapkan muncul di masa depan? Bagaimana kamu pikir inovasi itu bisa membantu kehidupan sehari-hari?

9. Internet of Things (IoT): Apa pendapatmu tentang penggunaan perangkat IoT di kehidupan sehari-hari? Apakah kamu melihatnya sebagai kemajuan atau ancaman?

10. Dampak Teknologi pada Hubungan Sosial: Apakah kamu merasa bahwa teknologi informasi memengaruhi kualitas hubunganmu dengan teman-teman? Jika ya, bagaimana?



Selasa, 27 Agustus 2024

Menggunakan Analisa SWOT Untuk Menentukan Jurusan Kuliah, Karir dan Jodoh!

 

Menggunakan Analisa SWOT Untuk Menentukan Jurusan Kuliah, Karir dan Jodoh!


Pernah dengar tentang analisa SWOT? Analisa SWOT adalah singkatan dari Strenghts, Weaknesses, Opportunities, dan Threats. Analisa ini dirumuskan sekitar tahun 1960-an dan dipopulerkan oleh konsultan manajemen legendaris asal Amerika Serikat, Albert Humprey.

Subjek yang dianalisa bisa berupa produk, personal (orang), perusahaan, tempat dan lainnya. Analisa SWOT ini banyak dipakai karena analisanya simpel dan mudah diaplikasikan. Makanya, walaupun sekarang teknik analisa ada bermacam-macam, analisa SWOT tetap digunakan. Walau sering diterapkan buat strategi bisnis, sebenarnya SWOT bisa dimanfaatkan untuk kepentingan diri sendiri, lho!

“Gimana, sih, pentingnya SWOT buat gue?”

SWOT bisa banget digunakan untuk membuat keputusan-keputusan penting dalam hidup.

SWOT bisa dipakai untuk, antara lain:

Menyeleksi jurusan kuliah yang mau diambil.

Menganalisa diri sendiri untuk kebutuhan interview kerja. Yup, supaya kamu fasih menyebutkan kelebihan, kekurangan serta potensi diri kamu saat diwawancara.

Evaluasi proyek atau bisnis.

Menentukan calon pasangan. Beneran bisa, lho!

Penasaran? Simak contoh berikut ini. Dalam kasus ini, ceritanya menganalisa jurusan kuliah Penyiaran (Broadcasting).


Strenghts

Definisi:

Poin plus, kelebihan, atau kekuatan subjek.

Merupakan faktor internal subjek tersebut.

Contoh Strengths pada jurusan Penyiaran:

Memiliki akreditasi yang baik.

Mata kuliahnya menarik dan sesuai dengan bidang ilmu yang saya inginkan.

Memiliki fasilitas-fasilitas yang menunjang perkuliahan.

Memiliki pengajar dengan reputasi baik. Jumlah pengajar juga seimbang antara pengajar akademisi dengan profesional.

*Dalam perkuliahan, ada banyak praktek yang mendukung materi perkuliahan serta sejalan dengan passion saya.


Weaknesses

Definisi:

Kebalikan dari strengths, weaknesses adalah poin minus, kekurangan, atau kelemahan subjek.

Merupakan faktor internal subjek tersebut.

Contoh Weaknesses pada jurusan Penyiaran:

Jurusannya masih baru dan belum banyak memiliki prestasi serta alumni yang mumpuni.

Jumlah fasilitas kamera untuk mahasiswa belum memadai.

Mahasiswa di kelas terlalu banyak, sehingga dosen tidak bisa fokus kepada tiap mahasiswa ketika mengajar.

Merupakan program Diploma (D3), bukan Sarjana (S1).


Opportunities

Definisi:

Peluang, kesempatan, dukungan yang bisa didapat subjek.

Merupakan faktor eksternal.

Contoh Opportunities pada jurusan Penyiaran:

Jumlah media massa / production house semakin berkembang, sehingga lapangan pekerjaan semakin luas.

Industri kreatif dan teknologi media di semakin maju Indonesia, maka kualitas industri penyiaran Indonesia juga relatif meningkat.


Threats

Definisi:

Ancaman, gangguan, distraksi yang bisa dihadapi subjek.

Merupakan faktor eksternal.

Contoh Threats pada jurusan Penyiaran:

Industri media massa menerima pekerja dari jurusan mana saja (bukan lulusan jurusan Penyiaran), sehingga persaingan di dunia kerjanya kuat ketat.

Masih banyak yang memandang jurusan ini sebelah mata, dan disamakan dengan kursus atau pelatihan.


Analisa SWOT ini sangat membantu dan praktis buat diterapkan. Salah satunya, ya untuk membantu menentukan jurusan kuliah. Setelah melihat kelebihan, kekurangan, peluang, dan ancamannya, bisa dikatakan memantapkan memilih jurusan Penyiaran.

Gimana dengan kalian? Cekidot!

Kamis, 22 Agustus 2024

ANALISA SWOT

 ANALISA SWOT

 

Pengertian SWOT

Analisa SWOT adalah alat perencanaan strategis yang digunakan untuk mengidentifikasi Strengths (Kekuatan), Weaknesses (Kelemahan), Opportunities (Peluang), dan Threats (Ancaman) dalam suatu organisasi atau proyek. Analisis ini membantu dalam memahami posisi kompetitif dan merencanakan strategi untuk mencapai tujuan.

Komponen Analisa SWOT:

1. Strengths (Kekuatan)

Kekuatan adalah faktor internal yang memberikan keuntungan atau keunggulan kompetitif. 

2. Weaknesses (Kelemahan)

Kelemahan adalah faktor internal yang dapat menghambat kegiatan. 

3. Opportunities (Peluang)

Peluang adalah faktor eksternal yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan. 

4. Threats (Ancaman)

Ancaman adalah faktor eksternal yang dapat mengancam kelangsungan kegiatan. 

Cara Melakukan Analisa SWOT:

1. Identifikasi Kekuatan dan Kelemahan:

Lakukan evaluasi internal untuk mengidentifikasi aspek-aspek yang menjadi kekuatan dan kelemahan kegiatan. Ini bisa mencakup analisis sumber daya, kemampuan, proses, dan produk.

2. Analisis Peluang dan Ancaman:

Perhatikan faktor eksternal seperti tren pasar, lingkungan ekonomi, regulasi, dan kompetisi untuk menentukan peluang dan ancaman.

3. Matriks SWOT:

Susun informasi yang telah dikumpulkan ke dalam matriks SWOT. Matriks ini memvisualisasikan keempat elemen sehingga memudahkan untuk melihat hubungan antara kekuatan dan kelemahan dengan peluang dan ancaman.

4. Strategi Berdasarkan SWOT:

Berdasarkan hasil analisis, kembangkan strategi untuk memanfaatkan kekuatan, memperbaiki kelemahan, mengeksploitasi peluang, dan mengatasi ancaman.

 

Tugas: Analisa SWOT dalam Pemilihan Jurusan/Bidang Keahlian

Tujuan:

Menggunakan analisa SWOT untuk membantu siswa dalam mempertimbangkan faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan jurusan di Perguruan Tinggi.

Instruksi Tugas:

1. Pahami Konsep Analisa SWOT:

Bacalah materi tentang analisa SWOT yang mencakup keempat elemen: Strengths (Kekuatan), Weaknesses (Kelemahan), Opportunities (Peluang), dan Threats (Ancaman). Pastikan Ananda memahami bagaimana analisa ini dapat diterapkan dalam pengambilan keputusan.

2. Identifikasi Diri Ananda:

Lakukan refleksi terhadap diri sendiri, terutama mengenai kemampuan akademik, minat, dan nilai-nilai pribadi. Gunakan refleksi ini untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang relevan dengan pilihan jurusan.

3. Analisis Faktor Eksternal:

Perhatikan faktor eksternal seperti tren pekerjaan, tuntutan pasar kerja, saran dari orang tua, atau pengaruh teman sebaya. Identifikasi peluang dan ancaman yang mungkin memengaruhi pilihan jurusan Ananda.

4. Buat Matriks SWOT Pribadi:

Susun sebuah matriks SWOT yang berisi:

Strengths (Kekuatan): Apa saja kekuatan yang Ananda miliki yang relevan dengan jurusan yang Ananda pertimbangkan? (misalnya, kemampuan matematika yang kuat jika mempertimbangkan jurusan Teknik).

 Weaknesses (Kelemahan): Apa saja kelemahan Ananda yang mungkin menjadi tantangan dalam jurusan tersebut? (misalnya, kurang minat dalam mata pelajaran tertentu).

Opportunities (Peluang): Peluang apa yang tersedia bagi Ananda jika memilih jurusan ini? (misalnya, prospek kerja yang baik, beasiswa, dll).

Threats (Ancaman): Ancaman apa yang mungkin Ananda hadapi jika memilih jurusan ini? (misalnya, persaingan yang ketat, tuntutan akademik yang tinggi).

5. Analisis Hasil:

Setelah menyusun matriks SWOT, buatlah analisis singkat mengenai hasil yang Ananda temukan. Pertimbangkan bagaimana kekuatan Ananda dapat mendukung pilihan jurusan, bagaimana Ananda dapat mengatasi kelemahan, bagaimana memanfaatkan peluang, dan bagaimana mengurangi ancaman.

6. Kesimpulan dan Rekomendasi:

Berdasarkan analisis SWOT Ananda, buatlah kesimpulan mengenai jurusan mana yang menurut Ananda paling cocok untuk Ananda pilih. Jelaskan alasan di balik pilihan tersebut.

 7. Presentasi (Opsional):

Jika diminta, siapkan presentasi singkat untuk memaparkan hasil analisa SWOT Ananda di depan kelas.


Link Pengerjaan Tugas : 



Catatan dan Penilaian:
Tugas ini akan dinilai berdasarkan:
- Kedalaman dan kejelasan dalam mengidentifikasi dan menganalisis elemen-elemen SWOT.
- Keterkaitan antara hasil analisis SWOT dengan keputusan yang diambil.
- Kemampuan untuk merefleksikan diri secara kritis dan objektif.
- Kualitas penulisan atau presentasi, jika ada.
Pastikan untuk melakukan analisa secara jujur dan objektif. Tujuan dari tugas ini adalah membantu Anda dalam membuat keputusan yang tepat mengenai jurusan yang sesuai dengan potensi dan minat Anda. Tugas ini dirancang untuk membantu siswa lebih memahami diri mereka sendiri dan faktor-faktor yang memengaruhi keputusan dalam pemilihan jurusan.

TUTORIAL PENGGUNAAN GOOGLE COLABORATORY

TUTORIAL PENGGUNAAN GOOGLE COLABORATORY Apa itu Google Colaboratory? Google Colaboratory (Colab) adalah platform berbasis cloud yang memungk...